Podomoro, Kamis - 18 Juni 2026
Pemerintah Pekon Podomoro menerima kunjungan Tim Penilai dari Inspektorat Jenderal Kementerian Desa, dalam rangka verifikasi lapangan Penilaian Indeks Desa Mandiri IDM Tahun 2026.
IDM adalah indeks komposit yang mengukur tingkat kemajuan dan kemandirian desa. Hasil IDM jadi dasar penentuan status desa: Sangat Tertinggal, Tertinggal, Berkembang, Maju, dan Mandiri. Target nasional 2026: lebih banyak desa naik status ke Maju/Mandiri.
Tujuan Penilaian IDM oleh Irjen Kemendes
- Verifikasi Data: Verifikasi Data: Memastikan data IDM yang diinput di aplikasi IDM.id sesuai kondisi real di lapangan.
- Validasi Mandiri: Mengecek langsung 3 dimensi: Ketahanan Sosial, Ketahanan Ekonomi, Ketahanan Ekologi/Lingkungan.
- Penguatan: Memberi rekomendasi agar pekon bisa naik kelas dan mandiri dalam mengelola pembangunan.
3 Dimensi & Indikator yang Dinilai Tim Irjen
Tim turun langsung ke lapangan
- Ketahanan Sosial : Akses layanan kesehatan Posyandu/Pustu, pendidikan PAUD-SD, layanan dasar air bersih, kelembagaan sosial PKK/Karang Taruna.
- Ketahanan Ekonomi : Keberadaan BUMDes aktif, akses ke pasar/industri, keragaman produksi, akses lembaga keuangan, keterbukaan wilayah.
- Ketahanan Ekologi/Lingkungan : Kualitas lingkungan, mitigasi bencana, akses energi listrik, inovasi lingkungan, pemanfaatan ruang.
Tahapan Verifikasi di Pekon
- Ekspose Kepala Pekon: Paparan capaian pembangunan, APB-Pekon, DD, ADP, dan inovasi pekon tahun 2025-2026
- Visitasi Lapangan: Tim cek langsung: jalan desa, drainase, embung, BUMDes, perpustakaan desa, bank sampah, dan kelompok usaha.
- Wawancara & FGD: Ngobrol dengan BPK, PKK, tokoh masyarakat, dan penerima manfaat untuk validasi data.
Harapan dari bpk H. Supriyo selaku Kepala Pekon Podomoro adalah "hasil penilaian bukan sekadar angka. Ini cerminan kerja kita bersama. Dengan status desa yang naik, peluang dapat bantuan program prioritas Kemendes akan lebih besar: Dana Desa, Desa Mandiri, BUMDes Maju."